Pengumuman

Perhatian

 

BUDIDAYA PAPRIKA

 BUDIDAYA PAPRIKA YANG MENGUNTUNGKAN

Oleh Kaha_yanto

PENDAHULUAN

Semakin maraknya makanan Eropa seperti pizza dan salad di kota-kota besar Indonesia, tentu permintaan akan paprika semakin tinggi. Hotel, restoran dan pasar swalayan pada gilirannya pun sangat membutuhkan paprika. Ditambah lagi permintaan pasar ekspor yang tinggi, seperti singapura yang membutuhkan paprika paling sedikit 11 ton per minggu dan baru terpenuhi sekitar separuhnya saja. Baca pos ini lebih lanjut

BUDIDAYA MELON

PENDAHULUAN

Agribisnis melon menunjukkan prospek menjanjikan. Tetapi jika faktor tanah yang semakin keras, miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman serta faktor pemeliharaan tidak diperhatikan maka keuntungan akan menurun.
PT. Natural Nusantara berusaha membantu meningkatkan produktivitas melon secara Kuantitas, Kualitas, dan Kelestarian lingkungan ( Aspek K-3 ).

II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Perlu penyinaran matahari penuh selama pertumbuhannya. Pada kelembaban yang tinggi tanaman melon mudah diserang penyakit. Suhu optimal antara 25-300C. Angin yang bertiup cukup keras dapat merusak pertanaman melon. Hujan terus menerus akan merugikan tanaman melon. Tumbuh baik pada ketinggian 300-900 m dpl.

2.2. Media Tanam
Tanah yang baik ialah tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik seperti andosol, latosol, regosol, dan grumosol, asalkan kekurangan dari sifat-sifat tanah tersebut dapat dimanipulasi dengan pengapuran, penambahan bahan organik, maupun pemupukan. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah, pH tanah 5,8-7,2. Baca pos ini lebih lanjut

Persiapan Budidaya Menanam Pepaya

Mendapatkan benih yang berkualitas.
Persiapan persemaian /pembibitan.
Pengolahan lahan.
Lahan untuk budidaya
tanaman pepaya
dapat berupa ;

tanah pekarangan, tanah sawah dan tanah tegalan. Lahan yang akan di tanam pepaya sebaiknya di bersihkan dahulu dari gulma / pepohonan yang mengganggu pertumbuhan tanaman pepaya.

Persiapan lahan tanaman pepaya dapat dilakukan dengan penyangkulan tanah atau lahan pepaya di bajak/ traktor untuk penggemburan tanah.

Selanjutnya buat lobang ukuran sekitar L 50m P 100 (tujuan untuk calon bibit per lobang di isi 2bibit pepaya dan arah panjang T-B)  kedalaman 50cm. (kurang lebih)

Tanah bekas lobangan di singkirkan dari mulut lobangan sekitar 0.5m. Sela-sela samping lobang di tabur kompos matang 1/5 karung (ada beberapa tahap pemberian kompos), di kering anginkan sekitar satu minggu.

Selanjutnya kompos di sisir dengan cangkul beserta tanah (campur tanah sampai rata) di masukkan dalam lobang, sekalian diatur palir untuk pengairan.

Kemudian biarkan dalam jangka waktu sekitar satu minggu
bibit pepaya di tanam per lobang isi 2 bibit pepaya ( calon seleksi tanaman pepaya yang sempurna ketika mulai berbunga di pakai 1 terbaik).

Untuk pengaturan jarak tanam pepaya bisa menggunakan :

jarak 2.5 x 3.0(arah T-B),
atau  2.0 x 2.5 (arah T-B)
atau  2.0 x 2.0

jika memakai jarak tanam 2.5 x 3.0

lahan tanaman pepaya dalam satu tempat luas. ukuran lahan lebih dari satu hektar.

Jika memakai 2.0 x 2.5 lahan tanaman pepaya dalam satu tempat memanjang.
ukuran lahan lebih dari 1/5 > hingga 1 hektar.

jika memakai 2.0 x 2.0 lahan tanaman pepaya dalam satu tempat kurang dari
1/5 hektar.

Selamat Datang ATM

Budidaya Jagung

J A G U N G
( Zea mays L. )

<? echo $judul;?>

1. SEJARAH SINGKAT
Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Berasal dari Amerika yang tersebar ke Asia dan Afrika melalui kegiatan bisnis orang-orang Eropa ke Amerika. Sekitar abad ke-16 orang Portugal menyebarluaskannya ke Asia termasuk Indonesia. Orang Belanda menamakannya mais dan orang Inggris menamakannya corn.
2. JENIS TANAMAN
Sistematika tanaman kedelai adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
Divisio : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Sub Divisio : Angiospermae (berbiji tertutup)
Classis : Monocotyledone (berkeping satu)
Ordo : Graminae (rumput-rumputan)
Familia : Graminaceae
Genus : Zea
Species : Zea mays L.

Jenis jagung dapat dikelompokkan menurut umur dan bentuk biji.

a) Menurut umur, dibagi menjadi 3 golongan:

1. Berumur pendek (genjah): 75-90 hari, contoh: Genjah Warangan, Genjah Kertas, Abimanyu dan Arjuna.
2. Berumur sedang (tengahan): 90-120 hari, contoh: Hibrida C 1, Hibrida CP 1 dan CPI 2, Hibrida IPB 4, Hibrida Pioneer 2, Malin,Metro dan Pandu.
3. Berumur panjang: lebih dari 120 hari, contoh: Kania Putih, Bastar, Kuning, Bima dan Harapan.
b) Menurut bentuk biji, dibagi menjadi 7 golongan:
1. Dent Corn
2. Flint Corn
3. Sweet Corn
4. Pop Corn
5. Flour Corn
6. Pod Corn
7. Waxy Corn

Varietas unggul mempunyai sifat: berproduksi tinggi, umur pendek, tahan serangan penyakit utama dan sifat-sifat lain yang menguntungkan. Varietas unggul ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: jagung hibrida dan varietas jagung bersari bebas.

Nama beberapa varietas jagung yang dikenal antara lain: Abimanyu, Arjuna, Bromo, Bastar Kuning, Bima, Genjah Kertas, Harapan, Harapan Baru, Hibrida C 1 (Hibrida Cargil 1), Hibrida IPB 4, Kalingga, Kania Putih, Malin, Metro, Nakula, Pandu, Parikesit, Permadi, Sadewa, Wiyasa, Bogor Composite-2.

3. MANFAAT TANAMAN
Tanaman jagung sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan hewan. Di Indonesia, jagung merupakan komoditi tanaman pangan kedua terpenting setelah padi. Berdasarkan urutan bahan makanan pokok di dunia, jagung menduduki urutan ke 3 setelah gandum dan padi. Di Daerah Madura, jagung banyak dimanfaatkan sebagai makanan pokok.
Akhir-akhir ini tanaman jagung semakin meningkat penggunaannya. Tanaman jagung banyak sekali gunanya, sebab hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain:

a) Batang dan daun muda: pakan ternak
b) Batang dan daun tua (setelah panen): pupuk hijau atau kompos
c) Batang dan daun kering: kayu bakar
d) Batang jagung: lanjaran (turus)
e) Batang jagung: pulp (bahan kertas)
f) Buah jagung muda (putren, Jw): sayuran, bergedel, bakwan, sambel goreng
g) Biji jagung tua: pengganti nasi, marning, brondong, roti jagung, tepung, bihun, bahan campuran kopi bubuk, biskuit, kue kering, pakan ternak, bahan baku industri bir, industri farmasi, dextrin, perekat, industri textil.
4. SENTRA PENANAMAN Baca pos ini lebih lanjut
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.